Untukmu, seseorang yang kerap aku perbincangkan dengan Tuhan.
Izinkan aku menyayangimu dengan sederhana.
Mungkin hanya dengan sedikit mengingatkan kamu tentang
sajadah yang sudah lama rindu sujudmu, bahkan mungkin rindu air matamu.
Izinkan aku menyayangimu dengan sederhana.
Mungkin aku tak akan banyak bicara, aku hanya lebih banyak berpikir
bagaimana cara membahagiakanmu melalui keadaaanku yang terbatas.
Bolehkah aku menyayangi kamu dengan sederhana?
Mungkin hanya dengan memasakanmu makanan seadanya, atau
hanya dengan mengusap pundakmu ketika ku tahu kamu begitu lelah.
Bolehkah aku menyayangi kamu dengan sederhana?
Melalui peluk yang selalu ingin aku lakukan ketika bersama kamu.
Melalui peluk yang selalu ingin aku lakukan ketika bersama kamu.
Bolehkah aku menyayangi kamu dengan sederhana?
Melalui namamu yang tak pernah alpa aku sebutkan diam-diam
di dalam doaku.
Bolehkah aku menyayangimu dengan caraku, Bie
Tidak ada komentar:
Posting Komentar